Antara KEINGINAN dan NAFSU

Standar

Setiap orang yang masih hidup pastinya akan dibekali oleh segala macam keinginan yang selalu menggerogoti otak kita, dan juga dibekali oleh nafsu-nafsu yang terus muncul dalam setiap langkah kita.


NAFSU…
Ya.. sebuah kata yang selalu berkonotasi  negatif setiap kita mengucapkannya, dan hanya selalu digunakan untuk hal – hal yang bersifat negatif.
KEINGINAN…
Ya.. ini adalah sebuah kata yang menurut saya masih abu abu, karena penggunaannya bisa diletakkan sesuai dengan keadaan dan kondisi.
Sekarang yang menjadi sebuah pertanyaan… Apa itu NAFSU ? menurut saya nafsu adalah sebuah KEINGINAN.. Sedangkan KEINGINAN sendiri itu belum tentu nafsu.. Bingung bukan…
Karena kalau sebenarnya kita mau jujur perbedaan antara nafsu dan keinginan itu sangatlah tipis, dan mungkin saja setipis rambut kita..
Tetapi bagi sumber utama dari segala nafsu yang ada pada diri kita itu adalah keinginan kita, banyak hal yang membuat nafsu itu muncul karena kita sudah menginginkannya. Sebagai contoh Apabila kita melihat uang seratus ribuan tergeletak di tanah, tentulah dalam hati kita akan ada sebuah rasa INGIN mengambil dan mungkin saja memiliki. Dari sinilah kemudian NAFSU itu muncul, dan nafsu condong untuk melakukan yang negatif seperti ingin memiliki sendiri yang bukan haknya. Disinilah dari rasa ingin mengambil bahkan memiliki akhirnya diperkuat oleh sebuah nafsu yang cenderung negatif. tetapi hasilnya akan berbeda seandainya keinginan yang ada adalah sebuah keinginan untuk mengembalikan, tentunya nafsu tidak akan muncul.
Teman…
Memang sangat sulit bagi diri kita untuk membedakan mana yang KEINGINAN dan mana yang NAFSU..
ada sebuah contoh, suatu saat saya ingin membeli sebuah TV tunner untuk laptop saya. Setelah saya bertanya kesana kemari , saya sudah mendapat harga yang lebih murah.. kemudian sebelum membeli saya mengecek tabungan yang ternyata ternyata tinggal sedikit, bahkan nantinya kedepannya saya akan membutuhkan uang yang juga banyak…
Dengan melihat kondisi ini, seandainya saya jadi membeli sebuah TV tunner, apakah yang saya lakukan itu termasuk keinginan atau hanya sekedar nafsu…?
Bingung bukan, kalau itu dikatakan sebuah nafsu tapi saya kan mempunyai keinginan untuk membelinya..
Gimana….?
Ya udah lah dari pada kita bingung-bingung mikiran KEINGINAN dan NAFSU, mending kita melakukan yang terbaik bagi diri kita masing – masing.. Karena sesungguhnya yang mengetahui apakah yang kita lakukan itu KEINGINAN atau NAFSU itu hanyalah diri kita sendiri dan ALLAH SWT.
Lakukan yang terbaik…
Salam..

3 responses »

  1. Nafsu dan keinginan adalah sebuah anugrah. Pilihan terakhir adalah ada pada masing-masing pribadi dan akan menjadi tanggungjawabnya. Mari kita pergunakan nafsu dan keinginan untuk Hidup yang lebih Indah…:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s