Sawang Sinawang

Standar

Setelah sekian lama tidak menulis, ternyata muncul sebuah keinginan untuk mengisi lagi blog
yang sudah lama hampir tersisihkan dengan aktifitas pekerjaan yang cukup padat. Pekerjaan yang
sangat menyita perhatian, ya itulah pekerjaan…

Berbicara tentang pekerjaan saya jadi ingat sebuah pesan dari isteri saya yang selalu
kusayangi, selalu mengatakan ” Yah, wong nyambut gawe iku sawang sinawang (Yah, orang bekerja
itu “saling melihat”)”. Kata – kata ini memang terlihat sangat enteng bahkan tanpa makna, tapi
bagi saya justru dengan kata ini kita bisa mensyukuri dan selalu mengingat akan kekuasaan  ILAHI..

Seorang tukang becak, akan mengatakan bahwa menjadi dokter itu enak. kendaraannya bagus, segala
kebutuhan terpenuhi, sekali orang periksa 50 ribu… Tetapi seorang dokter juga bahkan melihat
bahwa menjadi tukang becak itu enak, kerja gak ada yang ngatur, mau tidus bisa kapan saja,
malem2 gak ada yang ganggu….

Bahkan ada kalanya seorang yang mempunyai profesi sama juga saling iri..
Seorang Guru SD, akan mengatakan bahwa menjadi Guru SMP itu enak, mungkin juga mengatakan
menjadi Guru SMA itu nikmat, mungkin bahkan juga mengatakan menjadi Dosen itu menyenangkan…

Tetapi seorang guru SMP, SMA, bahkan dosen akan berkata sebaliknya, Guru SMA akan mengatakan
menjadi Guru SD itu enak ya… dan sebaginya dan sebagainya…

Itulah perkerjaan dalam kehidupan, kita akan selalu melihat orang lain dari sisi indahnya saja.
Tetapi apakah kita pernah melihat orang lain dari sisi usahanya, atau sisi kerja kerasnya, atau bahkan sisi kehidupannya… ????

Seorang tukang becak akan mengatakan bahwa menjadi seorang dokter itu enak karena tidak melihat
bagaimana kerja keras dan biayanya untuk mencapai semua itu, begitu juga dengan seorang dokter
yang melihat bahwa menjadi tukang becak itu enak karena tidak melihat dari sisi kehidupan
sosialnya, yang dilihat hanya sisi indahnya bagi dokter itu… (karena mungkin si dokter kurang tidur)..

Itulah kita manusia..
Seorang dokter mungkin merasa dirinya lelah sehingga melihat tukang becak yang sedang tiduran
diatas becaknya menjadi menyenangkan.. Karena pada dasarnya manusia melihat sesuatu itu enak karena dia juga membutuhkannya…

Untuk itulah saya selalu mencoba mengingat kata2 istri saya, bahwa orang hidu itu selalu saling
“melihat”. Dan salah satu tips yang hebat adalah SELALU BERPIKIR POSITIF KAPANPUN DAN DIMANAPUN.. dengan begitu kita akan senantiasa bisa menghargai pekerjaan dan hidup kita, sehingga kita juga bisa menghargai orang lain.

Janganlah Melihat orang lain dengan Kelebihannya / Kemewahannya, Melainkan Lihatlah orang lain
dengan kekurangannya, maka kita akan menghargai dan mensyukuri pekerjaan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s